Senin, 30 September 2013

Sila kedua : Kemanusiaan yang Adil dan Beradab



Sila Kedua Pancasila, Kemanusiaan yang adil dan beradab; mengajak masyarakat untuk mengakui dan memperlakukan setiap orang sebagai sesama manusia yang memiliki martabat mulia serta hak-hak dan kewajiban asasi. Dengan kata lain,  ada sikap untuk menjunjung tinggi martabat dan hak-hak asasinya atau bertindak adil dan beradap terhadapnya.




Namun dalam kenyataannya banyak orang menuntut sesuatu yang bernama “Hak Asasi Manusia” tanpa memperhatikan atau melakukan “Kewajiban Asasi Manusia. Ada yang namanya hukum tabur tuai, apa yang anda tabur itu yang anda tuai. Saya menabur kejahatan maka apa yang saya terima adalah hal yang jahat, saya menabur kebaikan maka apa yang saya tuai adalah kebaikan.





Bagaimana anda ingin dihargai banyak orang jika sikap anda selama ini hanya mengkritik dalam konteks menjatuhkan, tidak sopan, dan tidak memperlakukan manusia selayaknya manusia. Banyak kasus di negeri kita ini seperti kasus eksploitasi tenaga kerja yang hanya dipergunakan sebagai pelengkap bisnis yang dijadikan sapi perah dengan upah rendah. Kasus tersebut mencerminkan pemilik modal yang tidak mencerminkan Pancasila sila ke 2. Anda ingin diuntungkan namun merugikan orang lain?


Jika anda ingin dihormati, hormati hak asasi manusia orang lain dengan melakukan kewajibannya yaitu menghormatinya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Terimakasih telah membaca artikel ini semoga bermanfaat

Guest Book Inspirasi Samuel

Followers of Inspiration